Skip to content

Mencicipi Sukses Kuliner: 4 Contoh Bisnis Model Canvas Makanan Untuk Jualan Laris!

  • by

Apa itu Bisnis Model Canvas?

Bisnis model canvas adalah sebuah alat visual yang digunakan untuk menggambarkan model bisnis suatu perusahaan. Alat ini dikembangkan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur pada tahun 2005. Bisnis model canvas terdiri dari sembilan elemen yang saling berhubungan, yaitu:

Segmen pelanggan: Siapa yang menjadi pelanggan perusahaan?

  • Nilai proposisi: Apa yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggannya?
  • Saluran: Bagaimana perusahaan menjangkau pelanggannya?
  • Hubungan pelanggan: Bagaimana perusahaan membangun hubungan dengan pelanggannya?
  • Aliran pendapatan: Dari mana perusahaan mendapatkan uang?
  • Sumber daya kunci: Apa yang dibutuhkan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya?
  • Aktivitas kunci: Apa yang harus dilakukan perusahaan untuk menjalankan bisnisnya?
  • Partnership: Siapa yang bekerja sama dengan perusahaan?

  • Contoh Bisnis Model Canvas Makanan

    Contoh Bisnis Model Canvas Makanan, Kenapa Penting?
    Contoh Bisnis Model Canvas Makanan, Kenapa Penting?

    Berikut adalah contoh bisnis model canvas makanan:

    Segmen pelanggan:

    Pelanggan individu

  • Pelanggan korporat

  • Contoh Bussines Model Canvas Makanan dan Minuman Termudah - Sonora
    Contoh Bussines Model Canvas Makanan dan Minuman Termudah – Sonora

    Nilai proposisi:

    Makanan yang lezat dan berkualitas

  • Harga yang terjangkau
  • Layanan yang cepat dan ramah

  • Saluran:

    Gerai offline

  • Layanan pesan antar

  • Hubungan pelanggan:

    Loyalitas pelanggan

  • Program loyalitas

  • Aliran pendapatan:

    Penjualan makanan

  • Layanan pesan antar

  • Sumber daya kunci:

    Bahan baku

  • Tenaga kerja
  • Fasilitas

  • Aktivitas kunci:

    Memasak makanan

  • Menjalankan gerai
  • Menjalankan layanan pesan antar

  • Partnership:

    Pemasok bahan baku

  • Perusahaan jasa pengiriman

  • Penjelasan:

    Segmen pelanggan: Bisnis ini menargetkan dua segmen pelanggan, yaitu pelanggan individu dan pelanggan korporat. Pelanggan individu adalah konsumen yang membeli makanan untuk dikonsumsi sendiri atau untuk keluarga. Pelanggan korporat adalah perusahaan yang membeli makanan untuk disajikan kepada karyawannya.

  • Nilai proposisi: Bisnis ini menawarkan makanan yang lezat dan berkualitas dengan harga yang terjangkau. Selain itu, bisnis ini juga menawarkan layanan yang cepat dan ramah.
  • Saluran: Bisnis ini menggunakan dua saluran untuk menjangkau pelanggannya, yaitu gerai offline dan layanan pesan antar. Gerai offline digunakan untuk menjangkau pelanggan yang ingin membeli makanan secara langsung. Layanan pesan antar digunakan untuk menjangkau pelanggan yang ingin memesan makanan dari rumah.
  • Hubungan pelanggan: Bisnis ini ingin membangun hubungan yang loyal dengan pelanggannya. Untuk itu, bisnis ini menawarkan program loyalitas kepada pelanggannya.
  • Aliran pendapatan: Bisnis ini mendapatkan uang dari penjualan makanan dan layanan pesan antar.
  • Sumber daya kunci: Bisnis ini membutuhkan bahan baku, tenaga kerja, dan fasilitas untuk menjalankan bisnisnya.
  • Aktivitas kunci: Bisnis ini menjalankan aktivitas utama, yaitu memasak makanan, menjalankan gerai, dan menjalankan layanan pesan antar.
  • Partnership: Bisnis ini bekerja sama dengan pemasok bahan baku dan perusahaan jasa pengiriman.

  • Kesimpulan

    Bisnis model canvas adalah alat yang bermanfaat untuk membantu pebisnis dalam memahami dan menjelaskan model bisnisnya. Dengan bisnis model canvas, pebisnis dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan, sumber daya yang dibutuhkan, dan aliran pendapatan yang diharapkan.

    Berikut adalah beberapa tips untuk membuat bisnis model canvas makanan:

    Mulailah dengan mengidentifikasi segmen pelanggan yang akan ditargetkan.

  • Tentukan nilai proposisi yang akan ditawarkan kepada pelanggan.
  • Pilih saluran yang tepat untuk menjangkau pelanggan.
  • Bangun hubungan yang kuat dengan pelanggan.
  • Ciptakan aliran pendapatan yang berkelanjutan.
  • Identifikasi sumber daya dan aktivitas kunci yang dibutuhkan.
  • Kembangkan kemitraan yang menguntungkan.