Skip to content

Mengenal Tarif Listrik Bisnis B1: Biaya Energi Dan Tips Hemat Untuk Usaha Anda

  • by

Apa itu Tarif Listrik Bisnis B1?

Tarif listrik bisnis B1 adalah tarif listrik yang diperuntukkan bagi pelanggan dengan kegiatan bisnis kecil atau usaha mikro dengan daya listrik di bawah 5.500 VA. Tarif ini ditetapkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 27 Tahun 2021 tentang Tarif Tenaga Listrik.

Syarat Pelanggan Tarif Listrik Bisnis B1

Untuk dapat menjadi pelanggan tarif listrik bisnis B1, pemohon harus memenuhi persyaratan berikut:

Pengalaman Migrasi Tarif Listrik R ke B  PDF
Pengalaman Migrasi Tarif Listrik R ke B PDF

Memiliki Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)

  • Menyerahkan fotokopi rekening listrik terakhir
  • Menyerahkan fotokopi KTP atau kartu identitas lainnya yang sah
  • Menyerahkan fotokopi dokumen kepemilikan tempat usaha

  • Karakteristik Tarif Listrik Bisnis B1

    Tarif listrik bisnis B1 memiliki karakteristik sebagai berikut:

    Tarif dasar (tarif per kWh) yang lebih tinggi daripada tarif listrik rumah tangga

  • Tarif beban puncak yang lebih tinggi daripada tarif beban dasar
  • Tarif pemakaian minimum

  • Perhitungan Tarif Listrik Bisnis B1

    Perhitungan tarif listrik bisnis B1 menggunakan rumus berikut:

    Tarif listrik = Tarif dasar x Pemakaian (kWh)

    Tarif dasar untuk tarif listrik bisnis B1 adalah sebagai berikut:

    | Daya (VA) | Tarif dasar (Rp/kWh) |
    |—|—|
    | 450 – 750 | 146,78 |
    | 751 – 1.300 | 164,68 |
    | 1.301 – 2.200 | 182,58 |
    | 2.201 – 3.500 | 200,48 |
    | 3.501 – 5.500 | 218,38 |

    Tarif beban puncak untuk tarif listrik bisnis B1 adalah sebagai berikut:

    | Daya (VA) | Tarif beban puncak (Rp/kWh) |
    |—|—|
    | 450 – 750 | 233,08 |
    | 751 – 1.300 | 251,08 |
    | 1.301 – 2.200 | 269,08 |
    | 2.201 – 3.500 | 286,08 |
    | 3.501 – 5.500 | 303,08 |

    Tarif pemakaian minimum untuk tarif listrik bisnis B1 adalah sebagai berikut:

    | Daya (VA) | Tarif pemakaian minimum (Rp) |
    |—|—|
    | 450 – 750 | 10.000 |
    | 751 – 1.300 | 15.000 |
    | 1.301 – 2.200 | 20.000 |
    | 2.201 – 3.500 | 25.000 |
    | 3.501 – 5.500 | 30.000 |

    Contoh Perhitungan Tarif Listrik Bisnis B1

    Misalkan suatu usaha mikro dengan daya listrik 1.000 VA menggunakan listrik sebesar 1.000 kWh dalam satu bulan. Tarif beban dasar untuk daya 1.000 VA adalah Rp164,68 per kWh, sedangkan tarif beban puncaknya adalah Rp251,08 per kWh.

    Dengan demikian, perhitungan tarif listriknya adalah sebagai berikut:

    Tarif listrik = (Tarif dasar + Tarif beban puncak) x Pemakaian (kWh)
    = (Rp164,68 + Rp251,08) x 1.000 kWh
    = Rp415,76 x 1.000 kWh
    = Rp415.760

    Jadi, biaya listrik yang harus dibayarkan oleh usaha mikro tersebut adalah Rp415.760 per bulan.

    Tips Mengelola Biaya Listrik Bisnis B1

    Berikut adalah beberapa tips untuk mengelola biaya listrik bisnis B1: